🌐

PT Saitama Juara Mendunia

Pemerintah Dukung Anak Muda Desa Indonesia Kerja ke Jepang, Emang Apa Benefitnya?

Pemerintah Dukung Anak Muda Desa Indonesia Kerja ke Jepang, Emang Apa Benefitnya?

Pembicaraan soal kerja ke Jepang sempat menjadi hot topic di pemerintahan. Banyak pihak Pemerintahan di media yang mengejek trend Kabur Aja Dulu yang sempat viral. Namun, sekarang pandangan ini sudah berubah.

Berbagai Dukungan Pemerintah Agar Anak Muda Desa Indonesia Bisa ke Jepang

Contoh saja pada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kementrian ini membuat acara Pengukuhan Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia. Dalam acara tersebut dibahas bagaimana desa dapat meningkatkan SDM di dalamnya dengan mendorong anak muda di sana kerja ke negara maju.

Jepang menjadi salah satu negara maju yang memiliki banyak kerja sama dengan Indonesia menjadi bahasan utama. Bekerja di Jepang memang dapat membantu bangun desa.

Bayangkan saja, saat 10 orang dari sebuah desa berhasil kerja di Jepang. Mereka sudah bisa mengirim uang dari kerja di Jepang untuk 10 keluarga di sana. Para keluarga akan gunakan uang untuk belanja dan akhirnya uang tersebut sampai pada para pengusaha di area dekat desa tersebut. Dari sinilah, ekonomi desa mulai bergerak!

Selain dari Kementrian Desa, dukungan juga terlihat dari Dinas Tenaga Kerja Daerah. Kamu bisa lihat kalau banyak program Dinas di Daerah mendorong pengadaan seleksi, rekruitmen dan pelatihan bagi pemuda yang ingin kerja di luar negeri. Salah satu contoh yang paling jelas terlihat adalah adanya program IM Japan!

Seleksi IM Japan banyak diajukan oleh Disnaker Daerah. Di Jawa Tengah saja, kamu bisa cek akun sosial media Disnaker Semarang, Boyolali, Cilacap dan Banyumas. Seleksi ini makin sering diadakan sejak tahun 2024 lalu. Sekarang opsi pilihan tempat seleksi program magang pemerintah makin mudah diakses berkat antusias para Disnaker Daerah tersebut.

Apa Benefit Pemuda Pemudi Desa Indonesia Bisa Kerja ke Jepang?

Dari acara Pengukuhan Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia pada 11 Juni 2026 lalu, menghasilkan point-point menarik seputar benefit mengirim pemuda dan pemudi desa ke negara maju.

Benefit yang paling jelas adalah peningkatan kualitas SDM desa. Seorang pemuda yang berhasil kerja di Jepang, bisa mengasah kemampuan standar pekerja di sana. Pekerja di negara maju memiliki skill lebih tinggi daripada negara berkembang pada umumnya. Maka dari itu, setelah pemuda tersebut pulang ke desa, ia bisa menggunakan skill kerja tersebut untuk pembangunan ekonomi desa.

Contoh saja seorang pemuda bekerja di industri pengolahan makanan di Jepang. Dirinya pasti paham soal proses pengolahan di pabrik dan juga skill soal menangani bahan jadi produk makanan jadi. Menggunakan pemahaman tersebut, pemuda tadi bisa mengembangkan usaha pabrik makanan sendiri di desanya.

Sekalipun tidak buka usaha di desa, ia bisa menyumbangkan skill di perusahaan pengolahan makanan Indonesia. Skill profesional dari Jepang pasti memperlancar pemuda tersebut bekerja di perusahaan yang ternama soal pengolahan makanan.

Benefit kedua adalah peningkatan kesejahteraan keluarga desa. Saat pemuda tersebut membawa pulang hasil kerja di Jepang, besaran dana bisa membantu keluarga di desa naik level. Misal, dari keluarga petani yang kekurangan menjadi keluarga petani dengan level income menengah. Dari contoh ini, kamu bisa paham pengaruhnya terhadap taraf kemiskinan di desa! Kontribusi pemuda yang kerja di Jepang kurangi masalah miskin bukan?

Dari berbagai aspek benefit ini, kamu lebih baik pertimbangkan lagi keuntungan untuk kerja ke Jepang. Di saat situasi ekonomi Indonesia tidak baik-baik saja, anak muda yang berpotensi masih punya opsi untuk kerja ke luar negeri. Manfaatkan dukungan pemerintah yang tersedia untuk permudah proses kamu kerja ke Jepang atau negara maju lainnya!

Kredit Gambar: Indra Ramadani/Unsplash