Pemerintah Indonesia mengakui akan perbanyak pengadaan tenaga kerja perikanan Jepang. Info ini makin kuat dengan bukti bentuk kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Japan International Cooperation Agency.
Kerja sama ini menguntungkan dua belah pihak karena WNI yang bekerja di Jepang dapat upgrade skill. Sedangkan pihak Jepang dapat terbantu memenuhi tenaga kerja periakanan mereka.
Kerja Sama Demi Kebutuhan Indonesia dan Jepang
Pemberitaan kerja sama ini bermula dari kunjungan ahli JICA ke Jakarta pada 30 Maret 2026, yang sekaligus menjadi titik awal pengembangan proyek strategis antara kedua pihak. Perwakilan Indonesia dan Jepang sudah berdiskusi panjang dan akhirnya menghasilkan bentuk kerja sama ini.
Indonesia menyatakan kesiapan menjadi mitra yang andal. Pihak pemerintah berjanji akan menyediakan tenaga kerja terampil dan tersertifikasi sesuai kebutuhan industri. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat hubungan kedua negara.
Rekrut Calon Tenaga Kerja Perikanan untuk ke Jepang Akan Dilakukan
Besar kemungkinan kedepannya akan diadakan seleksi bagi para peserta yang mau mengisi job perikanan Jepang. Seleksi inilah yang nantinya menyaring individu terampil, tersertifikasi dan teruji sebelum diarahkan bekerja ke Jepang.
Diharapkan dengan kerja sama Indonesia Jepang ini, relasi kedua negara makin dekat soal tenaga kerja. Banyak WNI bermimpi bisa kerja ke Jepang. Sedangkan Jepang memang butuh tenaga kerja untuk mengisi berbagai posisi di industri-nya. Kesempatan kerja bagi WNI bisa lebih besar jika relasi dua negara dekat. Selain itu, relasi ini bisa membuka pintu program-program ke Jepang yang terjamin oleh kedua negara ini!
WNI kerja perikanan di Jepang tidak sekedar cari uang nantinya. Diharapkan program ini membantu meningkatkan kapasitas SDM Indonesia. Standar tenaga kerja di Jepang sangat berbeda dengan Indonesia. Makanya, WNI yang mau kerja serius di Jepang wajib punya sertifikat bahasa Jepang dan juga sertifikat skill perikanan. Dua aspek inilah yang membedakan pekerja Indonesia dan Jepang.
Kalau di Indonesia, bekerja di perikanan gak harus pakai sertifikat. Selama bisa kerja, ya silahkan ambil job tersebut. Kalau tenaga kerja perikanan Jepang, mereka harus mampu menunjukan skill dan kemampuan dalam bentuk sertifikat yang sudah terstandar. Hanya mereka yang sudah teruji bisa bekerja di sektor perikanan tersebut.
Kedepannya bagi yang mau kerja perikanan di Jepang, kamu bisa ikut program kerja sama dari Indonesia Jepang ini. Kerja sama ini katanya mencakup penyediaan fasilitas pembelajaran modern, kehadiran tenaga ahli sebagai pelatih dan juga pengajar bahasa Jepang. Nanti ada juga pelatihan yang dilakukan langsung di Jepang.
Program kerja sama akan berlangsung selama tiga tahun dan dilaksanakan di institusi pendidikan dan pelatihan perikanan di Indonesia yang terpilih. Contoh lokasi yang dijadikan acuan adalah Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Karwang.
Jangan Lewatkan Kesempatan Kerja ke Jepang!
Terbukannya pintu baru ini adalah kesempatan bagi banyak WNI muda. Sebelumnya, kerja sama seperti Program IM Japan sudah membantu kirim orang Indonesia ke Jepang sejak 1993. Sekarang ada program baru lagi yang spesifik untuk kelautan dan perikanan. Semoga kerja sama soal tenaga kerja perikanan Jepang ini menghasilkan untuk bagi lebih banyak WNI!
Kredit Gambar: Yanhao Fang/Unsplash





